Tes CPS Keyboard

Berapa tombol yang bisa anda tekan per detik? Pilih tombol anda, tekan secepat mungkin.

0.0
CPS

Tekan tombol apa saja untuk mulai

Tekanan
0
Sisa waktu
10.0dtk
Terbaik

Cara kerja tes CPS keyboard

CPS berarti tekanan per detik (disebut juga KPS). Pilih durasi lalu tekan tombol untuk mulai: penghitung waktu dimulai dari tekanan pertama anda, jadi waktu reaksi tidak terbuang untuk mengklik tombol mulai. Saat waktu habis, anda mendapat skor CPS, total tekanan, kombo terbesar tombol yang ditahan bersamaan, dan rincian per tombol. Skor terbaik tiap mode tersimpan di perangkat anda.

Hanya tekanan sungguhan yang dihitung. Menahan tombol memicu pengulangan otomatis sistem, dan tes ini menyaring semuanya — skor mencerminkan jari dan switch keyboard anda, bukan pengaturan repeat.

Tes dengan tombol apa saja — atau beberapa sekaligus

Kebanyakan tes CPS mengunci anda ke spasi. Di sini anda yang memilih: mode Tombol apa saja, preset, atau set kustom hingga 8 tombol yang menjadi satu-satunya yang dihitung. Penekanan multi-tombol didukung penuh — setiap tombol terpilih tercatat sendiri-sendiri, bahkan saat ditekan bersamaan.

Berapa CPS keyboard yang bagus?

Dengan satu tombol, kebanyakan orang mencapai 5–7 tekanan per detik, dan 8+ tergolong cepat. Dengan pergantian dua tombol (seperti Z/X), 10–14 CPS adalah hasil terlatih yang solid, dan pemain game ritme papan atas bisa lebih tinggi lagi. Durasi panjang selalu menghasilkan rata-rata lebih rendah daripada sprint 5 detik — bandingkan skor hanya pada durasi dan set tombol yang sama.

Apa beda CPS, KPS, dan APM?

CPS dan KPS mengukur hal yang sama di keyboard: tekanan per detik. APM (aksi per menit) menghitung semua input selama satu menit; tes keyboard kami menampilkan APM dan CPS langsung saat anda mengetik. Mau menguji mouse? Coba Tes Kecepatan Klik.

Kenapa tombol berhenti terhitung?

Jika sebuah tombol tampak kehilangan tekanan di sini, periksa dulu di tes keyboard lengkap: tombol yang tercatat dua kali per tekanan berarti switch-nya rusak (chattering), dan tombol yang hilang saat tombol lain ditahan mungkin menabrak batas rollover keyboard. Tes ini sengaja mengabaikan pengulangan dari tombol yang ditahan — lepaskan tombol sepenuhnya di antara tekanan.